Mediautama.co.id - Siswi kelas I SD Negeri 18 Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Caroline Cicilia Nababan, meraih medali emas bidang matematika sekaligus predikat Top Score pada ajang Asia Science & Mathematics Competition (ASMC) Global Round 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.
"Puji Tuhan, Caroline telah mengharumkan nama Indonesia. Kami sangat bersyukur karena bendera Merah Putih bisa berkibar melalui prestasi yang diraih di kompetisi internasional," kata ayah Caroline, Titin Nababan, di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Rabu (15/7).
Ia mengatakan Caroline menjadi peserta terbaik pada kategori Mathematics Competition Level A untuk siswa kelas I dan II SD setelah sebelumnya meraih nilai sempurna 100 pada babak penyisihan dan kembali menjadi juara pada babak final.
Selain meraih medali emas dan predikat Top Score, Caroline juga menerima Certificate of Appreciation sebagai Junior Delegate of the Asia Innovation Conference yang diselenggarakan di Universiti Putra Malaysia (UPM).
Titin turut menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Hendra Jaya yang telah memberikan dukungan sehingga putrinya dapat mengikuti kompetisi internasional tersebut.
Sementara itu, ibu Caroline, Linsiani, mengatakan putrinya mampu menyelesaikan seluruh soal matematika dengan nilai tertinggi sekaligus menjadi peserta tercepat dalam kompetisi.
"Caroline mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara hingga berhasil meraih medali emas dan dinobatkan sebagai Top Score ASMC 2026," ujarnya.
Selama mengikuti ASMC Global Round 2026, Caroline juga mengikuti berbagai kegiatan akademik dan budaya, seperti konferensi inovasi, pertukaran budaya, dan pelatihan kepemimpinan.
Caroline merupakan putri pasangan Aipda TP Nababan dan Linsiani serta anak bungsu dari lima bersaudara.
Di balik prestasi tersebut, keluarga berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap fasilitas pendidikan di SD Negeri 18 Rantau Selatan agar proses belajar mengajar semakin baik.
"Kami berharap fasilitas belajar di sekolah dapat ditingkatkan sehingga anak-anak bisa belajar dengan lebih baik," kata Linsiani.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala SD Negeri 18 Rantau Selatan beserta para guru yang telah mendukung Caroline hingga mampu mengukir prestasi di tingkat internasional.
Sementara itu, Caroline berharap dapat memperoleh fasilitas belajar yang lebih memadai dan kesempatan mendapatkan beasiswa agar dapat terus mengembangkan prestasinya di bidang sains.
"Pak Bobby, Caroline juara sains internasional di Malaysia. Caroline boleh minta meja belajar, Pak, supaya bisa belajar lebih nyaman," ujar Caroline. (mu)
